Liin88′s Weblog

Apoteker

Posted by: liin88 on: February 11, 2009

Assalamualaikum.wr.wb

02.07 WIB still in lab masih belum tidur, walaupun kerjaan saya udah beres. rasanya belum ngantuk. gimana mw ngantuk, liat mb Eko masih nglab kayak gitu, ga tega’lah.. yah paling nggak nemenin melek.
Sambil cerita, ternyata mb eko dari sekolah perawat trus masuk jur. biologi. wah jadi ngrasa senasib… eh jadi kangen deh ma farmasi…

sekedar berbagi…
Waktu itu (2005) saya pernah menghadiri pertemuan yang diadakan oleh DINKES JakSel yang seharusnya di ikuti oleh para Apoteker Pengelola Apotek (APA) dan Pemilik Sarana Apotek (PSA) wilayah Jakarta Selatan, saya hadir karena mewakili guru saya yang tidak bisa hadir pada waktu itu. Pertemuan tersebut membahas tentang peran APA dan eksistensinya serta yang akan menentukan posisi APA di lapangan. Bisa dibilang DINKES sosialisasi kebijakan, tetapi sebelum disahkan mereka minta saran dan kritik dari pihak APA dan PSA. Dalam pembahasan tersebut APA akan sepenuhnya stand by di apotek, dalam hal ini peran Apoteker akan semakin jelas dimata masyarakat awam, eksistensinya akan semakin terangkat, dan Apoteker tidak dipandang sebelah mata lagi, karena realita yang sering terjadi adalah APA hanya sebatas “pantes2″, sekedar syarat, masyarakat atau pasien sering tidak menemukan Apoteker dalam apotek (biasanya mengelola Apotek hanya sebagai sampingan, pekerjaan pokok di tempat lain). Disisi lain apabila hal ini diberlakukan maka yang harus membayar mahal adalah PSA, karena APA juga harus mendapat salary yang besar jika harus datang setiap hari ke Apotek, apalagi harus standby. Memang itu merupakan pilihan yang sulit untuk APA yang memiliki pekerjaan pokok di tempat lain yang lebih benefit, dan pilihan yang sulit juga bagi PSA yang harus membayar salary APA jauh lebih besar. Tetapi menurut saya memang itu yang harus dilakukan untuk mengangkat peran posisi Apoteker dan agar Apoteker tidak dipandang sebelah mata lagi…
Sejauh yang saya tangkap nampaknya pertemuan itu sama sekali tidak menemukan titik temu. finalnya menggantung… dan sepengetahuan saya hingga sekarang masih diperdebatkan…

Bagi kami yang pernah sekolah farmasi mengetahui hal ini. Mungkin ini juga penyebabnya mengapa banyak siswa sekolah menengah farmasi banyak yang keluar jalur (kuliah mengambil bidang lain), termasuk saya… Bahkan ada yang banting setir ke Planologi (tata kota), Pendidikan Luar Biasa, dll.

Wassalamualaikum.wr.wb

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.