Liin88′s Weblog

Pagi ini aku rindu sekali padaNYA…

Posted by: liin88 on: January 4, 2012

Bismillahirrahmanirrahiim

Pagi ini aku ingin terlihat cantik di mataNYA, bukan dengan riasan tetapi dengan air yang mensucikan.
Pagi ini aku ingin bercerita padaNYA, tentang semua kejadian yang aku alami hari2 kemarin.
Pagi ini aku ingin mencurahkan segala perasaan ku padaNYA.
Pagi ini aku ingin meminta sesuatu padaNYA, bukan dengan rengekan tetapi dengan kalimat syukur.
Pagi ini aku ingin mendapat perhatian dariNYA, bukan dengan merajuk tetapi dengan kalimat pujian.
Pagi ini aku ingin mendapat kasih sayangNYA, oleh karna itu aku berusaha menyayangi makhluk2nya.
Pagi ini aku ingin mendapatkan pengawasanNYA, oleh karna itu aku berusaha agar tidak mengecewakanNYA.
Pagi ini aku ingin menangis, bukan karna musibah tetapi karna perasaan yang dalam padaNYA yang tak mampu ku ucapkan.
Pagi ini aku ingin sendiri, bukan karna sedang tak suka dengan keramaian tetapi karna aku hanya ingin berdua saja denganNYA.
Pagi ini aku rindu sekali padaMU… Ya Rabb 

Abstract for Aplication BYEE

Posted by: liin88 on: July 14, 2010

Planting Mangrove in Silvofishery Model at Tritih, Cilacap

One of area which are an unique ecological feature in Indonesia is mangrove forest at Segara Anakan, Cilacap. Mangrove forests have any benefit and function of ecological and economic aspect. And the other hand, part of society in there get income from mangrove forest, but this activities can demage the ecosystem of mangrove. Because of the problem so must any solution and alternative keep ecosystem to allow sustainable development. It mean that this area need management area from a holistic perspective as opposed to sectoral approach and with consider three main factor, such as : economic, social, and environment. One of the technic rehabilitation which based on fungtion of area mangrove, biophysic condition and socioeconomic at mangrove forest is silvofishery model. It is a system that build fish pond and planting mangrove with ratio fish pond : mangrove 50:50. This is a socioeconomic develompment program being carried by State Forestry Coorporation and coordinated with PATTRA UNSOED, and University of Bremen, Germany; Kelompok Usaha Tani “Mitra Utama” (NGO). Benefitial from these project are planting mangrove can keep everlasting the ecosystem of mangrove forest as nursery ground and feeding area so give opportunity to society from increased production fish, it is mean can increased in income of society. The socioeconomic development come true without ignore everlasting the ecosystem of mangrove forest.

NB : Terima kasih kepada Dr. Rer.nat M. Husein yang telah membimbing, insyaalloh saya akan terus belajar dan berusaha pak.. agar kelak dapat berhasil lolos. Amiin..

Best Regard,

Eka Nur Liin

Kabar Q…

Posted by: liin88 on: February 21, 2010

Assalamualaikum.wr.wb

Sahabat…
Entah mengapa, walau terkadang ingin sekali beranjak dengan segera dari kota purwokerto (karna rindu yang sangat mendalam dengan sahabat2 di kota kelahiran) tp rasanya seperti ada tali yang mengikat…
Sahabatku pernah bilang, “Alloh swt telah menitipkan nafasku di kota ini untuk sementara waktu…”
Potongan puzle kehidupanku pun sebagian berada di purwokerto, yang kemudian perlahan ku susun…
Hari demi hari, hingga hitungan tahun, lama-kelamaan berada di kota ini aku merasakan ada sesuatu yang membuatku nyaman, dan merasa aman…
Entahlah… perasaan ku kini berubah, semakin dalam ku rasakan hati ini tenggelam di kota ini… mungkin juga karna banyak kisah yang ku alami disini, yang membuatku banyak belajar… walaupun tidak berniat untuk menetap di kota ini, tapi kota ini akan menjadi bagian yang indah dalam perjalanan hidupku… ;-)

Dalam tulisan ini aku melaporkan kabarku baik-baik saja pada kalian; wahai sahabat2ku yang sudah beberapa tahun ini tidak berjumpa… (Ya Rabb, ingin sekali ku merasakan kembali dekapan erat mereka…)
Saat ku menulis tulisan ini, aku lagi ‘ndut niy pren… hehe…

Wassalamualaikun.wr.wb
Salam Rindu,
-Eka Nur Liin-

Alhamdulillah… ^_^

Posted by: liin88 on: April 20, 2009

Assalamualaikum.wr.wb

Thanxfull to Alloh swt yang telah memberikan banyak kemudahan kepada ku, bahkan memberikan lebih dari apa yang ku harapkan, setelah hari sabtu di telp Rumah Sakit “Hidayah” untuk wawancara pada hari senin, 6 April 2009. Sama sekali tidak menyangka, wawancara begitu singkat, bahkan tidak ada test kemampuan akademik ataupun test profesi, tidak seperti biasa yang pernah saya alami ketika di rumah sakit lainnya.Alhamdulillahnya lagi pihak rumah sakit bilang “jangan sampai kerjanya mengganggu kuliah ya…besok bawa jadwal kuliah dan kita atur schedulenya” dan yes!! saya menjawab dengan senyuman dalam hati berkata “pasti”. Planning awal ingin kerja di apotek, eh ternyata malah dapet di RS, walau sempat gagal pada planning A (jadi ass. Mikrobiologi di kampus, gagal karena belum pernah mengambil MKP mikro) Insyaalloh tahun depan akan daftar ass. Virologi. Amiin… (klo sempet waktunya)

Walaupun sudah bekerja, saya bertekad untuk tidak meninggalkan amanah yang ada sekarang, dan akan tetap eksis di dunia kemahasiswaan (Organisasi), hal ini dilandaskan karena memang alasan saya kuliah bukan mendapat gelar untuk bekerja, tetapi memang untuk mendapat ilmu baru dan merasakan dinamika pergerakan mahasiswa. Di bela2in keluar jalur farmasi dan rela masuk biologi (demi: yang penting masuk negeri, biar bisa ngrasain yang biasa di lakukan mahasiswa, misalnya : demo or aksi… hehe). Awal pertama masuk kampus, sedikit mengalami kekecewaan, karna apa yang dibayangkan tidak sesuai dengan kenyataan, dalam segala bidang, baik itu dalam organisasi kampus (bayangkan niat kuliah di negeri cuma buat eksis di dunia kemahasiswaan, pas masuk kampus nggak ada BEMnya,,What??) dan juga akademis (mata kuliahnya sama sekali tidak menarik), tahun 1- 2,5 nggak nafsu belajar (alhasil: IPK “membleh”). Sempet nyesel abiz dan pengen keluar trus balik ke Jakarta buat nerusin jurusan farmasi, tapi setelah di kasih arahan ma ortu, akhirnya survive sampai sekarang, dan alhamdulillah di tahun ke-3 ini baru nemu yang selama ini saya inginkan terutama pasca PKL, baru sadar ternyata biologi keren banget (dari dulu kemana aja bu…??),,bismillah… saya bakal fokus di bidang ini… ENVIRONTMENT,, it’s new knowledge for me…

Finally, I’ll survive in here… dan tidak akan pernah ku sia-siakan masa2 mahasiswaku… dan gelar mahasiswa ini pastinya akan tetap berada pada posisinya, dan saya masih akan tetap berjuang, sebagaimana peran mahasiswa.

I’ll keep axis in my campus

Mohon doanya…

*dalam penataan diri untuk menjadi lebih baik

Waalaikumsalam.wr.wb

Unsuccess Eco-Mind Forum 2009

Posted by: liin88 on: April 20, 2009

Assalamualaikum.wr.wb

Alhamdulillah beberapa rencana dan targetan di tahun 2009 ini sudah terlaksana dan terwujud, tetapi ada juga yang mengalami kegagalan, salah satunya adalah Eco-mind Forum 2009. Beberapa minggu yang lalu saya sudah terima email dari BAYER, bahwa aplikasi saya tidak lolos seleksi. Meskipun begitu saya tidak menyesalinya, mengapa?? Karna dari proses penulisan essay yang di kirim untuk aplikasi tersebut ternyata banyak membawa manfaat, yang pastinya di tengah kepadatan akademis dan organisasi, saya belajar untuk menyelesaikan tulisan tersebut dalam bahasa Inggris dengan waktu yang lumayan singkat (padahal tentang “sun energy” yang sama sekali bukan bidang saya). Manfaat yang lain adalah saya bisa kenal dan banyak belajar dari pak kholid, dosen Teknik Elektro dan Chief Engineer Proyek Baron-BPPT. Beliau merupakan pembimbing saya dalam menulis essay ini, yang expert Renewable Energy, especially about” Sun Energy”


Tidak berhenti sampai disini, saya akan terus belajar dan belajar. Terima kasih sebanyak-banyaknya kepada Dr. Kholid Akhmad dan Dr. rer nat M. Husein Sastranegara yang telah membimbing dalam penulisan essay ini. Terima kasih banyak, walaupun sudah selesai menulis, bapak masih terus memberikan bimbingan, wejangan, dan juga motivasi kepada saya. Insya alloh saya akan berusaha lagi dalam kesempatan yang lain…

Pesan ini saya abadikan di wordpress, hehe… ;-)

Pak Kholid : “ insya alloh, apapun hasilnya klo dilakukan dg ikhlas yaa itulah yg terbaik buat kita, klo kita meyakininya.”

Pak Husein: “hidup adalah perjuangan dan keputusannya adalah pilihan terbaik dariNYA yg merupakan rahasianya. Mudah2an pengalaman adalah guru yg baik.”

Trima kasih sekali lagi pak…

Hormat saya,

*yang sedang merancang peta masa depan

Waalaikumsalam.wr.wb

New plan in this semester: work in apotek

Posted by: liin88 on: February 28, 2009

Assalamualaikum.wr.wb

Alhamdulillah PKL berjalan sesuai rencana… hari kamis kemarin merupakan hari terakhir. Kurang lebih sebulan saya banyak belajar di BPPT dan banyak kenangan disana, sebulan ternyata waktu yang singkat, nggak kerasa banget… padahal udah deket banget sama orang2 disana,, semuanya baik2 banget… nambah sodara deh… dah gitu di penghujung PKL berkesempatan untuk hadir pada sosialisasi IPTEK terkini Indonesia,,tentang roket gitu deh…

Miss u all…See u next year… waiting for me for research in there…I’ll focus in microbiology, especially in environment.

Setelah selesai PKL saya harus kembali ke habitat yang sering saya bilang kurang dinamis (bosan dengan rutinitas yang hampir membuat kualitas diri menurun jika tidak di siasati), oleh karena itu harus sering di update agar tidak terjadi degradasi. Cara yang paling baik menurut saya adalah mencari kegiatan di luar kampus, semester ini saya sudah berencana mau bekerja dengan alasan yang pertama adalah mw nabung bwt sesuatu yang penting, yang kedua kangen sama dunia kefarmasian, dan yang ketiga mw cari suasana baru yang lebih dinamis, sedikit membagi konsentrasi selain kuliah dan organisasi, dengan konsekuensi nilai yang mepet (it’s no problem, the most important is develop my self but I’ll study hard). Alhamdulillah alloh mempermudah urusan saya, rencana yang satu ini juga di ijabah… saya dapat panggilan dari apotek,,tapi belum tau neh semoga bisa menyesuaikan dengan jadwal kuliah… Amiin. Mohon doanya…

Wassalamualaikum.wr.wb

My Essay for apply Eco-mind Bayer 2009

Posted by: liin88 on: February 28, 2009

Assalamualaikum.wr.wb

Sesuai permintaan dari my sista (Nur) di Bantul, Yogyakarta. Saya apload tulisan yang saya kirim buat apply Eco-Mind Bayer 2009. Pasti banyak koreksian deh… Gramernya ancur bgt…

Pengumuman untuk seleksi berkas belum keluar neh… Mohon doanya yah… Semoga bisa lolos… Amiin!!

Challenge and Opportunities Sun Energy That Can Become Solution for Crisis Energy in Indonesia

Energy is very important for human life. Human can not do anything without energy. One of the most important energy is electricity. Electricity is used by human to do daily activities. At the same time industrial sector development and technology now, sure necessary big energy, so automatically necessary electricity is also increases. On the other hand, PLN (State Electricity Company) can not prepare new generator. In the world, everyday necessary of electricity energy achieves 14 terawatt, which is equal to 210 millions barrel oil. The total consumption of energy is predicted will be enhanced as big as 60 terawatt to suffice energy request from earthling total that achieve 8 milliards soul. Projection result 2007 from International Energy Agency (IEA) show that value of necessary energy in the world in 2030 is 17.7 milliard tons of oil equivalent, rise from year 2005 only 11.4 milliard tons, with growth average number 1.8% every year.

As we know that the main component to produce electricity is fossil energy resource, for example petroleum and coal. On the contrary, energy source availability for fossil more a little. These cases undergone by every country. So, energy crisis become a global issue and a problem in the world, now. In addition, wastes of produce electricity energy from fossil energy resource also give the contribution toward air pollution because burning process of fossil energy resource will throw away CO2 and some another gas which harm to air that causes formed glass house and to be increase earth temperature. Lack of availability fossil energy resource, especially petroleum to force for not depends on petroleum and there is danger environment pollution from wastes of produce electricity energy from fossil energy resource that causes global warming.

Emission source CO2 globally produced from fossil fuel burning as follows: 36% from industry of energy (power station); 27% from sector transportation; 21% from sector industry; 15% from sector household; and 1% others sector. Energy’s sector is a biggest emission source CO2, so we need alternative energy to overcome crisis energy that has some characteristic among others can decrease depends on petroleum, and produce process not become damage environment. Our society dependence level is towards fossil energy resource really still high. This matter is related from Indonesia primary energy consumption composition as big as 54.4% stills to base on petroleum while use for renewable still under 10%.

Indonesia rich of alternative energy that can replace fossil energy resource which the availability more a little, now. Indonesia has many sources renewable energy because Indonesia resides in equator region. The renewable energy is an energy which great for environment, there are some renewable energy, such as solar (sun) energy, wind energy, minihydro, biomass, geothermal, etc. Some explanations can give us that renewable energy can used to face this case and can be the alternative solution for crisis energy’s problem now. In this time, the government of Indonesia very support for use the renewable energy. One of the government wisdom is about development of renewable energy and conservation of energy (green energy) No.0002 in the year 2004.

The renewable energy can be a solution for energy system that require us in this time, but has a challenge and opportunities. The potential source of renewable energy always available in the nature, but in fact the potency that can use is limited. Not always available in some area and sometimes that availability different in different place. For example, Indonesia is one of the countries that has strategy’s area, especially in the case of availability renewable energy, even though there are some challenges that energy mastery under communication. On the other hand, in some another developed countries have science and technology to develop it, but has limitedness renewable energy. Therefore, necessary existence a cooperation form to can mutual equip in the case of system energy so that reached aim that is overcome energy crisis problem all at once watch over environment from global warming.

Solar energy is one of the renewable energy that have potential that can be developed and be energy source. In every location of every country sure available sun, although the intensity in each area has variety. Solar energy has value insolation, it is solar energy that accepted earth for the width of a square meter during a day. Indonesia is a country which has high value insolation, that is in the range of 4-5 kilowatt hour/m2/day. It is mean a challenge for Indonesia to develop this system energy.

Solar energy can be energy source that replace petroleum for future because, in the fact, sun energy to come in the surface earth every time until 165.000 terawatt. If in 2050 necessary of energy in the world achieve 60 terawatt, so we can suffice need energy in the world just with 0.04% from it. In addition, solar energy is also usually called as green energy because it is very great for environment, not give pollution like other energy source for example coal, and then it is source energy that will not finished.

There are some reasons why Indonesia must develop and apply this energy system:

1. Attenuate it fuel fossil world now, so must leave dependence in fuel.

2. Electricity reach not yet thoroughly widespread in Indonesia, around 60% region remained not yet use electricity.

3. Indonesia has big potential to use solar cell, because belong equator.

This solar cell applicable in scale personal or household and can be used direct for electricity need everyday. That means us do energy economizing, especially towards fossil energy resource. Besides with use solar energy this means decrease emission CO2 to environment, the mentioned is opportunity to watch over earth from a global worming, and can fulfill electricity need at rural district not yet get electricity, when applied at every house, so we shall decry electricity expenditure that based on fossil energy resource. So, this system energy can become the solution for energy economizing and rescuing environment.

For that very correct when Solar Home System (SHS) at make in household scale (local) that known with diesel fuel term home system. This system works individually with little capacity and every unit only supplies one little load, example for household. 1 panel produces 50 watt with illuminated intensity 1000 watt/m2, vertical incidence angle in temperature 250 C. Components from diesel fuel home system consist of:

  1. Module solar cell

  2. Battery

  3. Battery Charger Controller

  4. Inverter (from DC to AC)

  5. Cabling and Protection

Beside opportunities, there also that is challenging in development this solar energy, among others:

1. Weather can cause sunshine to earth not constant.

2. Light intensity varies at every region and application from this solar energy uses ingredient enough expensive

3. Price from ingredient silicon that be used so expensive, so in this time Indonesia stills import from other country.

Because of the expensive ingredient silicon in Indonesia, solar energy stills difficult to develop in industrial scale. In this case government at least can socialize to society, and then give trainings for use solar energy with household scale.

In Indonesia have more silicon material, but technology for produced silicon still expensive, and Indonesia not to take charge yet technology for producing it. The other hand in other country has a good technology. In this case, we make synergy between Indonesia with other country which has a good technology or Indonesia can also to invite the investors which have not this material, but what to produce sun energy, we can make corporation. Make corporation with other country which have a good technology and want to be an investor to make sun energy with industry scale to be the solution. Beside there are other solutions for success to develop sun energy to be industry scale:

  1. Sending student to study in overseas (give scholarship) for get knowledge about technology for develop renewable energy.

  2. To hunt for strategy to suck the investor for develop renewable energy.

  3. To make corporation with country which a good technology.

Curhat

Posted by: liin88 on: February 14, 2009

Assalamualaikum.wr.wb

Abiz pulang les (pertemuan terakhir ma temen2 LIA cikokol) langsung ke lab. Perjalan malam di kendaraan salah satu hal yang saya suka, rasanya khidmat untuk berfikir dan introspeksi diri. Udah lama nggak liat suasana malem di kota besar (maklum sekarang tinggal di desa). Bagus sih memang, tapi ironis. Di balik gemerlap lampu dan gedung-gedung pencakar langit tidak sedikit orang yang kedinginan karna tidak beratap. Mobil BMW yang mentereng tidak sedikit di jalan yang saya temui sedang parkir di restaurant yang mungkin jika kita pesan air putih saja (ex: equil) mungkin harganya bisa 30 puluh ribu (nggak tau klo sekarang), tapi apakah mereka ingat ada orang yang tidak punya kaki ada di jembatan sedang minta belas kasih, entah mereka sudah makan atau belum.. yah.. Semoga saja.. Wallahua’lam bi sawab.

Sampe lab rasanya hati  gak karuan, liat hasil kontaminan terus, dan harus di ulang… Dari kemaren mikir knp ya?? Sekarang baru sadar, mungkin jadi kayak gini biar aku lebih hati2, teliti dan jadi ahli (Amin). Bener2 belajar disini, baru ngrasain ternyata kalo mw konsen di mikrobiologi harus bener2 sabar. . Padahal udah bela2in nginep terus… takut mengecewakan pak joko banget (pembimbing PKL lapangan). Sampe sekarang belum ada hasil. Dah gitu komputer di lab mikro tiba2 mati, dan kalo di idupin “BURN IN MODE”, padahal terakhir aku yang pegang… Duh nggak tau nih,,rasanya pengen nangis…

*Lab BTL-BPPT (22.07 WIB)

Wassalamualaikum.wr.wb

Apoteker

Posted by: liin88 on: February 11, 2009

Assalamualaikum.wr.wb

02.07 WIB still in lab masih belum tidur, walaupun kerjaan saya udah beres. rasanya belum ngantuk. gimana mw ngantuk, liat mb Eko masih nglab kayak gitu, ga tega’lah.. yah paling nggak nemenin melek.
Sambil cerita, ternyata mb eko dari sekolah perawat trus masuk jur. biologi. wah jadi ngrasa senasib… eh jadi kangen deh ma farmasi…

sekedar berbagi…
Waktu itu (2005) saya pernah menghadiri pertemuan yang diadakan oleh DINKES JakSel yang seharusnya di ikuti oleh para Apoteker Pengelola Apotek (APA) dan Pemilik Sarana Apotek (PSA) wilayah Jakarta Selatan, saya hadir karena mewakili guru saya yang tidak bisa hadir pada waktu itu. Pertemuan tersebut membahas tentang peran APA dan eksistensinya serta yang akan menentukan posisi APA di lapangan. Bisa dibilang DINKES sosialisasi kebijakan, tetapi sebelum disahkan mereka minta saran dan kritik dari pihak APA dan PSA. Dalam pembahasan tersebut APA akan sepenuhnya stand by di apotek, dalam hal ini peran Apoteker akan semakin jelas dimata masyarakat awam, eksistensinya akan semakin terangkat, dan Apoteker tidak dipandang sebelah mata lagi, karena realita yang sering terjadi adalah APA hanya sebatas “pantes2″, sekedar syarat, masyarakat atau pasien sering tidak menemukan Apoteker dalam apotek (biasanya mengelola Apotek hanya sebagai sampingan, pekerjaan pokok di tempat lain). Disisi lain apabila hal ini diberlakukan maka yang harus membayar mahal adalah PSA, karena APA juga harus mendapat salary yang besar jika harus datang setiap hari ke Apotek, apalagi harus standby. Memang itu merupakan pilihan yang sulit untuk APA yang memiliki pekerjaan pokok di tempat lain yang lebih benefit, dan pilihan yang sulit juga bagi PSA yang harus membayar salary APA jauh lebih besar. Tetapi menurut saya memang itu yang harus dilakukan untuk mengangkat peran posisi Apoteker dan agar Apoteker tidak dipandang sebelah mata lagi…
Sejauh yang saya tangkap nampaknya pertemuan itu sama sekali tidak menemukan titik temu. finalnya menggantung… dan sepengetahuan saya hingga sekarang masih diperdebatkan…

Bagi kami yang pernah sekolah farmasi mengetahui hal ini. Mungkin ini juga penyebabnya mengapa banyak siswa sekolah menengah farmasi banyak yang keluar jalur (kuliah mengambil bidang lain), termasuk saya… Bahkan ada yang banting setir ke Planologi (tata kota), Pendidikan Luar Biasa, dll.

Wassalamualaikum.wr.wb

21.00 WIB in Lab.

Posted by: liin88 on: February 11, 2009

Assalamualaikum.wr.wb

Sambil menunggu mb Eko, anak Brawijaya yang lagi penelitian buat tesis S2nya (yang lagi make LAV, gentian soalnya), iseng2 buka YM, tapi susah banget conectnya. So, akhirnya upload blog. Tepat pukul 21.00 WIB, begitu saya lihat ke jam dinding sebelah kiri laboratorium flora, BBPT serpong. Nggak kebayang masuk Biologi ternyata praktikumnya lebih parah dari farmasi…dan nggak kebayang lagi ampe nginep di lab. kayak gini… yah, semoga ini menjadi awal yang baik for the future… Amin!!

Nggak sabar buat nunggu besok tanggal 12 februari, deadline berkas Eco-mind, itu artinya besok sudah bisa di seleksi semua berkas yang masuk. Ya Rabb… semoga keputusan akhir adalah yang terbaik… Yup, seperti yang di katakan Pak Kholid “apapun hasilnya itu adalah yang terbaik untuk kita…” ok, bismillah…

Kerja lagi ah……. ;-)

Wassalamualaikum.wr.wb

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.